Aceh Tamiang, 15 Juli 2026 — Wakapolres Aceh Tamiang Kompol Rubby Nanda menghadiri penyerahan secara simbolis 105 unit Hunian Tetap (Huntap) bagi warga korban banjir bandang di Kompleks Huntap Desa Tanjung Seumentoh, Kecamatan Karang Baru, Rabu (15/7/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan Yayasan Buddha Tzu Chi dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana banjir. Penyerahan turut dihadiri Bupati Aceh Tamiang Irjen Pol (Purn.) Armia Fahmi, Wakil Bupati Ismail, perwakilan Buddha Tzu Chi Mujianto, unsur Forkopimda, Forkopimcam Karang Baru, para relawan, serta warga penerima manfaat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Suasana kemudian berlangsung penuh kebersamaan melalui penampilan para relawan dengan gerakan isyarat bertema “Satu Keluarga”, yang menggambarkan semangat persaudaraan dan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
Penyerahan kunci dan perlengkapan rumah secara simbolis kepada perwakilan warga menjadi salah satu momen utama dalam kegiatan tersebut.
Perwakilan Buddha Tzu Chi, Mujianto, menjelaskan bahwa pembangunan Huntap tersebut merupakan bagian dari rencana pembangunan sebanyak 500 unit rumah. Untuk tahap pertama direncanakan 200 unit, namun sebanyak 105 unit telah selesai dan diserahkan kepada warga, sementara unit lainnya masih dalam proses penyelesaian.
Wakapolres Aceh Tamiang Kompol Rubby Nanda mengapresiasi seluruh pihak yang telah terlibat dalam pembangunan dan penyerahan Huntap tersebut, khususnya para relawan Buddha Tzu Chi.
“Kami sangat mengapresiasi kepedulian dan kerja keras seluruh pihak yang telah bersama-sama membantu masyarakat mendapatkan tempat tinggal yang layak setelah terdampak banjir. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi awal bagi masyarakat untuk kembali menata kehidupan,” ujar Kompol Rubby Nanda.
Penyerahan Huntap tersebut menjadi bentuk kepedulian dan kerja sama berbagai pihak dalam membantu masyarakat terdampak bencana. Polres Aceh Tamiang juga terus mendukung upaya pemulihan masyarakat melalui sinergi dengan pemerintah daerah, relawan, dan berbagai elemen masyarakat.
Sumber: Humas Polres Aceh Tamiang










